Tips Ampuh Agar Anak Betah Mondok

Pesantren Baitul Kilmah
: 1769

Tips Ampuh Agar Anak Betah Mondok

Mondok atau menempuh pendidikan di pesantren merupakan salah satu pilihan untuk mendapatkan pendidikan dan pengalaman keagamaan yang lebih intensif. Namun, bagi sebagian anak, mondok bisa menjadi pengalaman yang menakutkan dan tidak menyenangkan. Oleh karena itu, di artikel ini, kami akan memberikan tips ampuh agar anak betah mondok.

1. Persiapkan Mental Anak

Menempuh pendidikan di pesantren memang membutuhkan persiapan mental yang baik, terutama jika anak belum pernah merasakan hidup di lingkungan yang berbeda. Persiapkan mental anak sebelum memasukkannya ke pesantren dengan memberikan penjelasan mengenai kegiatan dan aturan di pesantren. Beri pengertian mengenai manfaat mondok dan berikan dukungan moral agar anak merasa nyaman dan siap menghadapinya.

2. Pilih Pesantren yang Cocok

Pilih pesantren yang sesuai dengan minat dan bakat anak. Jika anak suka seni, cari pesantren yang memiliki kegiatan seni. Jika anak suka olahraga, pilih pesantren yang memiliki kegiatan olahraga. Memilih pesantren yang sesuai dengan minat anak akan membantu anak lebih mudah beradaptasi dan merasa betah di pesantren.

Cari pesantren yang cocok? Nih, salah satu rekomendasi pesantren di Jogja: Baitul Kilmah

Pondok Pesantren Kreatif Baitul Kilmah, Bantul, Yogyakarta

3. Ajarkan Kemandirian

Anak perlu diajarkan untuk mandiri, seperti mencuci pakaian, membersihkan kamar, dan mengatur waktu. Hal ini akan membantu anak lebih siap menghadapi kehidupan di pesantren. Ajarkan juga anak untuk mengatur keuangan agar ia tidak kehabisan uang saku di tengah bulan. Kemandirian yang baik akan membantu anak lebih mandiri dan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

4. Berikan Dukungan dan Motivasi

Selalu berikan dukungan dan motivasi pada anak agar ia merasa didukung dan termotivasi untuk mengikuti kegiatan di pesantren. Berikan waktu untuk berkomunikasi dengan anak dan tanyakan bagaimana kegiatannya di pesantren. Bantu anak mengatasi masalah yang dihadapinya dan berikan pujian ketika ia berhasil mencapai prestasi di pesantren. Hal ini akan membantu anak betah di pesantren dan merasa didukung untuk terus berprestasi.
Mondok dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi anak jika dijalani dengan baik. Persiapan mental, memilih pesantren yang sesuai, mengajarkan kemandirian, dan memberikan dukungan dan motivasi pada anak dapat membantu anak betah di pesantren. Sebagai orang tua, memberikan dukungan dan motivasi pada anak adalah tanggung jawab kita untuk membantu anak tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Konsep Ikhlas

5. Doktrin Anak dengan Konsep Ikhlas

Anak yang baru masuk pesantren seringkali merasa tidak nyaman dan rewel, karena mereka harus beradaptasi dengan keadaan yang sangat berbeda dengan kondisi di rumah. Mereka harus belajar untuk mandiri dan tidak lagi bermanja-manja seperti di rumah. Oleh karena itu, orang tua memiliki tugas penting untuk mengajarkan anak tentang bagaimana cara membuat hati mereka ikhlas selama menempuh pendidikan di pesantren.

Meskipun anak akan jauh dari kasih sayang orang tua selama mondok, namun mereka akan semakin dekat dengan kasih sayang Allah SWT. Sebagai persiapan, orang tua dapat memberikan beberapa tips agar anak betah di pesantren sebelum mereka benar-benar mondok. Dengan begitu, anak akan lebih siap dan mampu menghadapi tantangan yang ada di pesantren dengan lebih baik.

6. Ingatkan Tujuan Mondok

Banyak sekali anak ketika awal-awal mondok mengeluh tentang kehidupan yang serba sulit di pondok pesantren. Nah, apabila anak kalian sedang mengalami demikian, maka ingatkanlah tujuan mondok dengan cara dinasehati dan diberitahu bahwa tujuan mondok adalah mencari ilmu agama. Dengan bahasa yang sederhana dan lembut, jangan dengan bahasa yang kaku.

7. Jangan Terlalu Sering Mengunjungi Anak

Ketika anak baru masuk pondok pesantren, kunjungan dari orang tua memang sering terjadi dan dianggap hal yang wajar. Namun, orang tua juga perlu memperhatikan perkembangan anak di pesantren. Terlalu sering berkunjung atau berkomunikasi dengan anak melalui telepon bisa membuat anak semakin merindukan suasana rumah dan sulit untuk berkonsentrasi dalam menuntut ilmu di pesantren. Hal ini bisa berdampak pada perkembangan anak yang rewel dan sulit beradaptasi dengan lingkungan pesantren.

8. Ajari Konsep Disiplin

Adakalanya orang tua ingin agar anak-anaknya dapat menjadi anak-anak yang saleh dan terhindar dari pergaulan yang buruk di masa kini. Oleh karena itu, sebelum anak-anak masuk pondok pesantren, orang tua harus membiasakan mereka untuk disiplin dan mandiri di rumah. Tidak memanjakan anak adalah salah satu cara untuk mendidik anak dengan baik di rumah, karena hal ini akan membantu anak untuk lebih mudah beradaptasi dengan kehidupan di pondok pesantren.

Pentingnya disiplin dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan, termasuk di sekolah, pekerjaan, dan kehidupan pribadi. Di pesantren, disiplin sangat diperlukan untuk membantu santri belajar dengan efektif dan mencapai prestasi yang lebih baik. Santri yang disiplin biasanya lebih rajin dalam menyelesaikan tugas, mengikuti jadwal belajar dengan baik, dan memiliki tingkat kehadiran yang tinggi di pesantren.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *